Palembang,Newspresisi.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) I Silek Harimau Minangkabau Indonesia sukses digelar di Atrium M1 Lantai 3 PTC Mall Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/7/2026).
Ajang nasional perdana ini diikuti sekitar 100 atlet dan ofisial dari 16 provinsi di Indonesia, sekaligus menjadi momentum penting dalam pelestarian seni bela diri tradisional Minangkabau.
Ketua Silek Harimau Minangkabau (SHM) Provinsi Sumatera Selatan, Irwansyah Masri, B.Sc. bergelar Rajo Mudo, mengatakan pelaksanaan kejuaraan berlangsung tertib, lancar, dan sukses. Menurutnya, antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Silek Harimau Minangkabau semakin dikenal dan diminati masyarakat.

Guru Besar Silek Harimau Minangkabau, Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam, memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan jajaran Pengurus SHM Sumatera Selatan yang dinilai berhasil menyelenggarakan Kejurnas perdana dengan baik.
“Sumatera Selatan memiliki sejarah besar melalui Kerajaan Sriwijaya. Semoga Silek Harimau juga dapat berkembang besar di sini. Kami berharap muncul bibit-bibit muda dari akar rumput yang menjiwai seni budaya ini, sehingga dapat diwariskan dan terus dikembangkan sebagai warisan budaya tak benda,” ujarnya.
Ia berharap Kejurnas ini menjadi tonggak lahirnya atlet-atlet muda berbakat sekaligus memperkuat eksistensi Silek Harimau Minangkabau sebagai warisan budaya Nusantara.
Dukungan juga disampaikan Ketua Umum DPP Gebu Minang, Yuliandre Darwis, S.Sos., M.Mass.Comm., Ph.D. Menurutnya, Sumatera Selatan telah menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan budaya Minangkabau melalui penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut.
“Semoga kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan bela diri, tetapi juga menjadi sarana melestarikan warisan budaya. Yang dicari bukan hanya kemenangan, melainkan bagaimana kita mewariskan budaya Nusantara kepada generasi penerus,” katanya.
Di arena pertandingan, tuan rumah Sumatera Selatan tampil membanggakan dengan meraih predikat Juara Umum II setelah mengumpulkan 3 medali emas, 1 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Medali tersebut dipersembahkan oleh Rifaldi, M. Rosyid Ro’uf, Ruhendaka Syahputra, M. Arief Wicaksono, Ahmad Iqbal, dan M. Firdaus.
Sementara itu, kontingen Sumatera Barat keluar sebagai Juara Umum I dengan raihan 5 medali emas, 5 medali perak, dan 3 medali perunggu. Posisi berikutnya ditempati Banten, DKI Jakarta, dan Bali.
Salah seorang peserta asal DKI Jakarta, Arsa El Hoda, peraih medali perak kategori anak U-12 pada FORNAS Lombok 2025, mengaku termotivasi mengikuti Kejurnas ini dan menargetkan hasil yang lebih baik.
Kejurnas I Silek Harimau Minangkabau diharapkan menjadi agenda rutin tingkat nasional sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus media pelestarian seni bela diri tradisional Minangkabau agar tetap hidup dan berkembang di tengah generasi muda Indonesia.(Zainal)






