Silek Harimau Minangkabau Mengaum dan Berakar di Bumi Sriwijaya

S
S

NEWSPRESISI, SUMSEL — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Perdana Silek Harimau Minangkabau Indonesia sukses digelar di Atrium M1 Lantai 3 PTC Mall, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel),  Sabtu 11 Juni 2026 yang lalu. Ajang bergengsi ini sukses menyedot perhatian dengan diikuti oleh sekitar 100 atlet dan ofisial yang berasal dari 16 provinsi di Indonesia.

Ketua Silek Harimau Minangkabau (SHM) Sumatra Selatan, Irwansyah Masri, B.Sc, Rajo Mudo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan kejuaraan nasional pertama ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Apresiasi tinggi datang langsung dari Guru Besar Silek Harimau Minangkabau, Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam. Ia memuji kinerja panitia dan Pengurus SHM Provinsi Sumatera Selatan yang telah sukses mengemban kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan perdana ini. Edwel berharap Kejurnas ini mampu menjadi momentum emas lahirnya generasi baru pelestari seni bela diri tersebut.

“Sumatera Selatan memiliki sejarah besar melalui Kerajaan Sriwijaya. Semoga Silek Harimau juga dapat berkembang besar di sini. Kami berharap muncul bibit-bibit muda dari akar rumput yang menjiwai seni budaya ini, sehingga dapat diwariskan dan terus dikembangkan sebagai warisan budaya tak benda,” ujar Edwel.

S1
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum DPP Gebu Minang, Yuliandre Darwis, S.Sos., M.Mass.Comm., Ph.D., dalam sambutannya turut mengucapkan selamat kepada Sumatera Selatan. Ia menekankan bahwa esensi utama dari kejuaraan ini melampaui sekadar kompetisi fisik.

“Semoga kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan bela diri, tetapi juga menjadi sarana melestarikan warisan budaya. Yang dicari bukan hanya kemenangan, melainkan bagaimana kita mewariskan budaya Nusantara kepada generasi penerus,” tegas Yuliandre.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia, sekaligus menjaring atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di masa depan.

Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari pengurus, melainkan juga dari para peserta. Salah satunya Arsa El Hoda, atlet asal DKI Jakarta yang sebelumnya meraih medali perak kategori anak U-12 pada ajang Inorga FORNAS Lombok 2025. Ia mengaku sangat antusias dan penuh semangat menargetkan hasil yang lebih baik pada kejurnas kali ini. (Zainal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *