Sumsel  

52 Bayi Ikuti Marhaban Massal Gratis di Banyuasin, Bundo Kanduang Sumsel Hadir

1000049076_11zon
1000049076_11zon

BANYUASIN, Newspresisi.id — Tangis dan keceriaan bayi berpadu dengan lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW dalam peringatan Maulid Nabi dan Marhaban Massal gratis di Masjid Nurul Yaqin, Jalan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (5/9/2026).

Sebanyak 52 bayi mengikuti Marhaban Massal yang digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan serta dihadiri sekitar 300 jemaah dan undangan.

Kegiatan itu tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi masyarakat, khususnya para orang tua bayi yang ikut dalam rangkaian Marhaban Massal.

1000049077_11zon

Ketua panitia pelaksana, Bundo Vie Purnama, mengatakan kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pengurus masjid, tokoh agama, komunitas, organisasi masyarakat, hingga para orang tua peserta.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh hikmah. Kami sangat mengapresiasi antusiasme para orang tua yang membawa putra-putrinya mengikuti Marhaban Massal ini,” kata Vie.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada pengurus Masjid Nurul Yaqin, para pemuka agama, jemaah, panitia, tamu undangan, serta seluruh orang tua bayi yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri jajaran Perkumpulan Bundo Kanduang Sumatera Selatan.

Rombongan dipimpin Ketua Bundo Kanduang Sumsel Bundo Supriati, didampingi Wakil Ketua I Bundo Sustri, Wakil Ketua II Bundo Elly Martinus, Wakil Sekretaris Bundo Vie Purnama, dan Bendahara Bundo Zikra.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri pengurus Komunitas Shodaqoh Jami’atul Ummil Khoirot Palembang, yakni Wakil Ketua Hj. Nazilah dan Bendahara Hj. Holbiah, serta pengurus Masjid Nurul Yaqin.

Kehadiran berbagai organisasi dan komunitas tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat Banyuasin.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Ustadz H. Susi Indrawanto.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Susi mengingatkan jemaah agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, Maulid menjadi momentum untuk kembali mengenal dan mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Rasulullah SAW telah memberikan contoh dalam membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak, kejujuran, kesabaran, kasih sayang, serta kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, kecintaan kepada Rasulullah semestinya diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.

“Keteladanan Rasulullah harus kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang beliau contohkan hendaknya menjadi pedoman dalam membangun keluarga dan kehidupan bermasyarakat,” ujar Ustadz Susi.

Peringatan Maulid Nabi dan Marhaban Massal tersebut kemudian ditutup dalam suasana penuh keakraban. Bagi panitia, kegiatan itu diharapkan tidak hanya memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan silaturahmi masyarakat.

Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, kegiatan sederhana yang mempertemukan ratusan orang dalam suasana keagamaan itu menjadi pengingat bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan masyarakat.(Zainal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *