Sumbar  

Megah! SMPN 4 Bukit Sundi Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Seluruh Warga Sekolah Kompak Kenakan Pakaian Adat Minangkabau

1000072841_11zon
1000072841_11zon

Bukit Sundi,Newspresisi.id – Lapangan SMP Negeri 4 Bukit Sundi, Kabupaten Solok, mendadak berubah menjadi lautan warna-warni songket dan keanggunan budaya Minangkabau. Bukan tanpa alasan—ratusan warga sekolah kompak mengenakan pakaian adat daerah setempat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).

Upacara Khidmat Bernuansa Budaya Lokal Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, upacara kali ini menyuguhkan pemandangan yang memukau. Mulai dari jajaran majelis guru, staf pegawai, hingga seluruh siswa-siswi tampil serasi dalam balutan baju kurung, kain songket, serta hiasan kepala khas Minangkabau berupa deta dan tingkuluak.

Suasana khidmat terasa begitu kental saat pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 menggema di seluruh penjuru lapangan sekolah, seolah membawa kembali semangat para pemuda lintas suku yang berikrar satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa hampir satu abad silam. Kepala Sekolah Pimpin Langsung, Sampaikan Amanat Menyentuh Kepala SMPN 4 Bukit Sundi, Ibu Novi Wardanti, M.Pd., selaku Pembina Upacara.

Tampil anggun dalam balutan pakaian adat Minangkabau bernuansa hijau tua, beliau memimpin jalannya upacara dari podium sambil memegang teks amanat nasional. Dalam amanatnya yang penuh penekanan, Ibu Novi menyerukan ajakan kuat kepada seluruh generasi muda yang hadir:

“Mari bersama-sama kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai tonggak awal untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter mulia, dan berintegritas tinggi!” Pernyataan tersebut disambut dengan penuh takzim oleh seluruh peserta upacara yang berdiri rapi di lapangan.

Lebih dari Sekadar Seremonial Pihak sekolah menegaskan bahwa pemilihan pakaian adat Minangkabau bukan sekadar gimmick seremonial. Langkah ini merupakan upaya nyata untuk menanamkan tiga nilai fundamental secara bersamaan kepada para remaja.

“Kami ingin siswa-siswi tidak hanya mengenal budaya sendiri, tetapi juga merasa bangga dan bertanggung jawab melestarikannya,” demikian semangat yang tersirat dari kebijakan sekolah.

Komitmen Jangka Panjang untuk Generasi Solok Melalui momentum Sumpah Pemuda 2026 ini, SMPN 4 Bukit Sundi menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan. Targetnya jelas: mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam pondasi moral, etika, dan karakter mulia demi kemajuan Kabupaten Solok di masa depan.

Upacara berlangsung tertib dari awal hingga akhir, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta—bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak pernah lekang oleh waktu, apalagi ketika dibalut dengan kebanggaan akan identitas budaya sendiri.(Sovia/ Malin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *