SOLOK,Newspresisi.id – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Wilayah Tengah dan Utara Kabupaten Solok sukses menyelenggarakan English Speech Competition tingkat SMP se-Kabupaten Solok, Selasa (3/11/2026).
Acara yang berlangsung di Aula SMPN 2 Kubung tersebut diikuti oleh 36 peserta perwakilan dari sejumlah SMP di wilayah Tengah dan Utara Kabupaten Solok.
Sejak pagi, puluhan siswa tampak antusias mendaftarkan diri untuk berkompetisi di ajang bergengsi tersebut. Mereka hadir didampingi oleh guru-guru pembimbing dari masing-masing sekolah sehingga menciptakan suasana kompetisi yang meriah sekaligus penuh semangat.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kepala Bidang SMP, Endra, M.Pd. Dalam sambutannya, Endra menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras para guru Bahasa Inggris yang tergabung dalam MGMP Wilayah Tengah dan Utara.
“Acara ini sangat mendorong terwujudnya generasi muda yang mampu berkomunikasi dan memiliki kemampuan public speaking yang baik dalam bahasa Inggris. Sebagaimana kita ketahui bersama, penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi kunci penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Endra.
Lebih lanjut, Endra berharap agar kompetisi ini dapat diagendakan setiap tahun dan mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Pendidikan, termasuk alokasi anggaran khusus untuk pelaksanaannya di masa mendatang.
Ketua Pelaksana, Alex, Sandra, M.Pd, dalam laporannya mengungkapkan bahwa kompetisi ini diikuti oleh 36 peserta dari berbagai SMP di wilayah Tengah dan Utara Kabupaten Solok. Ia juga menyampaikan bahwa sumber pendanaan acara sepenuhnya berasal dari iuran swadaya guru-guru Bahasa Inggris di kedua wilayah tersebut, ditambah sumbangan personal dari sejumlah pejabat Dinas Pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan panitia yang telah berupaya semaksimal mungkin demi terselenggaranya acara ini,” kata Alex.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator MGMP Wilayah Utara, Yunita Karyaweti, menilai kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi yang luar biasa antara MGMP Wilayah Tengah dan Utara. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengeksplorasi kemampuan bahasa Inggris mereka, terutama setelah cabang story telling tidak lagi dilombakan dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN).
“Melalui acara ini, kita bisa melihat kekompakan yang luar biasa dari guru-guru Bahasa Inggris Wilayah Tengah dan Utara yang telah berkorban waktu, tenaga, dan materi demi kesuksesan acara ini,” ungkap Yunita.
Ia juga berharap kompetisi serupa dapat digelar secara rutin setiap tahun. Sementara itu Proses penjurian dipercayakan kepada tiga juri yang dinilai sangat kompeten di bidangnya, yakni Ruspel Aiga, M.Pd (Dinas Pendidikan Kabupaten Solok), Risna Devita, M.Pd (Dinas Pendidikan Kota Solok), dan Badia, S.Pd, M.M. (Mantan Guru SMA Negeri 2 Sumatera Barat).
Menurut Risna Devita, menentukan pemenang dalam kompetisi kali ini merupakan tugas yang sangat berat. “Semua peserta menampilkan performa terbaik mereka, sehingga kami harus melakukan perundingan yang panjang dan penuh pertimbangan sebelum akhirnya menetapkan para pemenang,” tuturnya.
dewan juri akhirnya menetapkan para pemenang sebagai berikut: Juara 1 Asifa Aditya Putri (SMPN 5 X Koto Singkarak), Juara 2 Micayla Talita Zahra (SMPN 2 Guntal), Juara 3 Arum Layi Winanyu ( SMPN 4 Guntal), Harapan 1 Nadira Virahmatullah ( SMPN 1 X Koto Diatas) Harapan 2 Muhammad Alif Efendi ( SMPN 1 Kubung ), Harapan 3 Renata Oktavia (SMPN 7 X Koto Singkarak.
Kesuksesan penyelenggaraan English Speech Competition ini menjadi bukti nyata dedikasi para guru Bahasa Inggris di Kabupaten Solok dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing di kancah global.
Dengan semangat kolaborasi dan swadaya, MGMP Bahasa Inggris Wilayah Tengah dan Utara telah membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukanlah penghalang untuk melahirkan prestasi gemilang. (Sovia/ Malin)






