Sumsel  

BMKM Sumsel Terima Kunjungan Kerabat Raja Jembal Kelantan Malaysia, Perkuat Silaturahmi Budaya Melayu-Minangkabau

1000043466_11zon
1000043466_11zon

PALEMBANG,Newspresisi.id — Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) Sumatera Selatan menerima kunjungan kerabat Raja Jembal Melayu Kelantan, Malaysia, di Graha Cindua Mato, Sekretariat BMKM Sumsel, Jalan Minangkabau Nomor 3, RT 50/RW 11, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sabtu (22/8/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat hubungan antarkerabat serumpun, pertemuan menjadi ruang bertukar pengalaman mengenai organisasi, kebudayaan, serta upaya mempertahankan tradisi agar tetap dikenal dan diminati generasi muda.

Rombongan Kerajaan Jembal Melayu Kelantan dipimpin Ketua Tengku Aziz. Hadir pula Raja Sulaiman dan Datok Adnan bersama sekitar 26 orang rombongan.

Kedatangan mereka disambut langsung Ketua Umum BMKM Sumsel, Drs. H. Noprizon, M.Biomed, didampingi Ketua 3 BMKM Sumsel Irwansyah Masri serta jajaran pengurus harian BMKM Sumsel.

Ketua 3 BMKM Sumsel Irwansyah Masri mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi antara masyarakat Minangkabau di Sumatera Selatan dengan kerabat Raja Jembal Kelantan, Malaysia.

“Pertemuan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kekeluargaan. Kami saling bertukar pengalaman, baik mengenai organisasi maupun bagaimana menjaga budaya agar tetap eksis dan disukai generasi penerus,” ujar Irwansyah.

Dalam pertemuan itu, Datok Adnan menyampaikan bahwa kunjungan rombongan Kerajaan Jembal Melayu Kelantan merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi dengan BMKM Sumatera Selatan.

Menurut dia, hubungan masyarakat Minangkabau dengan masyarakat Melayu di Malaysia memiliki kedekatan sejarah dan budaya yang perlu terus dirawat.

Pertukaran pengalaman juga menjadi bagian penting dalam dialog tersebut. Kedua pihak membahas berbagai upaya agar kebudayaan tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga dapat dipahami dan diteruskan oleh generasi muda.

Dalam kesempatan itu, kerabat Raja Jembal Kelantan juga mengundang pengurus BMKM Sumatera Selatan untuk berkunjung ke Kelantan, Malaysia.

Ajakan tersebut mendapat sambutan positif sebagai peluang untuk memperluas hubungan silaturahmi sekaligus membuka ruang kerja sama di bidang kebudayaan dan pendidikan.

Salah satu pembahasan yang menarik perhatian adalah peluang bagi generasi muda Minangkabau untuk mendapatkan pengalaman belajar di Kelantan.

Nik Din, tokoh yang disebut sebagai Yang Dipertuan Kerabat Raja Jembal Kelantan Malaysia, menyampaikan kesiapan pihaknya menerima dan memfasilitasi apabila terdapat generasi muda Minangkabau yang ingin belajar di Kelantan.

Pernyataan itu disampaikan Nik Din ketika menjawab pertanyaan pengurus BMKM Sumsel dalam sesi diskusi dan dialog yang dipimpin Irwansyah Masri.

“Pertemuan dan silaturahmi ini sangat bermanfaat. Tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga membuka peluang kerja sama, terutama bagi generasi muda,” kata Irwansyah.

Menurut dia, hubungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial. Sebaliknya, komunikasi antarkedua pihak dapat terus berkembang dalam berbagai bidang, khususnya kebudayaan, pendidikan, dan penguatan hubungan masyarakat serumpun.

Sebagai penanda persahabatan, BMKM Sumsel dan rombongan Kerajaan Jembal Melayu Kelantan saling bertukar cenderamata.

Cenderamata dari BMKM Sumsel diserahkan Ketua Umum Drs. H. Noprizon, M.Biomed, sedangkan dari pihak Kerajaan Jembal Melayu Kelantan diserahkan Ketua Tengku Aziz.

Pertemuan tersebut ditutup dengan suasana keakraban. Kedua pihak berharap silaturahmi yang terjalin dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara masyarakat Minangkabau di Sumatera Selatan dan kerabat Melayu Kelantan, sekaligus memperkuat ikatan budaya masyarakat serumpun Indonesia-Malaysia.(Zainal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *