Gunung Talang,Newspresisi.id — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Wilayah Tengah kab. Solok menggelar kegiatan pengembangan administrasi pembelajaran digital dengan memanfaatkan teknologi Google Apps Script pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 24 peserta dari guru mata pelajaran Matematika.
Kegiatan ini menghadirkan Dedi Hermanto sebagai pemateri sekaligus pendamping dalam proses pembuatan aplikasi administrasi digital. Pelatihan diarahkan untuk membantu guru mengintegrasikan berbagai kebutuhan administrasi pembelajaran ke dalam satu aplikasi yang praktis, responsif, dan dapat digunakan melalui perangkat komputer maupun telepon seluler.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep dasar pembuatan aplikasi menggunakan Google Apps Script yang terintegrasi dengan Google Sheets sebagai basis data. Proses pengembangan dimulai dari merancang kebutuhan aplikasi, menyusun struktur database, membuat tampilan antarmuka, hingga menghubungkan setiap menu dengan fungsi yang diperlukan.
Secara garis besar, aplikasi yang dikembangkan memiliki beberapa fitur utama. Pertama, absensi siswa, yang dapat digunakan untuk mencatat kehadiran siswa secara digital dan menyimpan data secara terstruktur.
Kedua, menu penilaian, yang membantu guru memasukkan serta mengelola nilai siswa sehingga proses administrasi penilaian menjadi lebih tertata.
Ketiga, jurnal pembelajaran, yang dapat digunakan untuk mencatat kegiatan pembelajaran, materi yang diberikan, serta aktivitas guru selama proses belajar mengajar.
Selain itu, aplikasi juga dilengkapi dengan fitur AI Generator yang dirancang untuk membantu guru menghasilkan berbagai kebutuhan pembelajaran secara lebih cepat. Fitur tersebut dapat dikembangkan untuk membantu membuat ide soal, materi, maupun perangkat pembelajaran sesuai kebutuhan guru.
Seluruh data kemudian dikelola melalui database berbasis Google Sheets yang terhubung dengan aplikasi. Dengan sistem tersebut, data administrasi dapat tersimpan secara terpusat dan lebih mudah dikelola.
Dedi Hermanto menjelaskan bahwa salah satu perhatian utama dalam pembuatan aplikasi adalah menghasilkan tampilan yang responsif, sehingga aplikasi dapat menyesuaikan diri dengan berbagai ukuran layar. Dengan demikian, guru tidak harus selalu menggunakan komputer karena aplikasi dapat diakses melalui perangkat telepon seluler.
Pengembangan aplikasi ini juga menjadi bagian dari upaya MGMP Matematika Wilayah Tengah untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tugas-tugas guru. Administrasi yang sebelumnya dilakukan secara terpisah diharapkan dapat dikelola secara lebih sederhana melalui satu sistem digital.
Sebanyak 24 peserta mengikuti proses kegiatan mulai dari pengenalan konsep, penyusunan database, pembuatan tampilan, pengaturan fungsi aplikasi, hingga pengujian fitur. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai bagaimana aplikasi dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan masing-masing guru.
Melalui kegiatan tersebut, MGMP Matematika Wilayah Tengah berharap pemanfaatan teknologi tidak hanya berhenti pada proses pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari.
“Semoga aplikasi yang telah dibuat ini dapat memberikan manfaat dan benar-benar membantu guru dalam mengelola administrasi pembelajaran di kelasnya masing-masing,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ke depan, aplikasi administrasi digital tersebut masih dapat dikembangkan dengan menambahkan berbagai fitur sesuai kebutuhan guru dan sekolah. Dengan pengembangan secara berkelanjutan, teknologi diharapkan dapat menjadi sarana untuk membuat pekerjaan administrasi guru lebih efektif, terintegrasi, dan efisien.(Malin)






