Sumbar  

Kakan Kemenag Kabupaten Solok Buka Kemah Madrasah 2026, Lepas 10 Peserta Menuju Jambore Nasional XII

1000032979_11zon
1000032979_11zon

Singkarak, Newspresisi.id–Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wardana, M.A., secara resmi membuka kegiatan Kemah Madrasah Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 7–8 Agustus 2026, tersebut diikuti oleh Gugus Depan (Gudep) Madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Solok, mulai dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta.

Kemah Madrasah Tahun 2026 tidak hanya menjadi kegiatan perkemahan bagi anggota Pramuka, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antaranggota Pramuka serta pembina di lingkungan madrasah se-Kabupaten Solok.

Selain membuka Kemah Madrasah, Kakan Kemenag Kabupaten Solok juga secara resmi melepas 10 anggota Pramuka terbaik utusan madrasah Kabupaten Solok yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur.

Dalam sambutannya, Dedi Wardana menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah terpilih mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

“Selamat kepada adik-adik yang terpilih mengikuti Kemah Madrasah Tahun 2026. Kegiatan ini bukan sekadar perkemahan biasa, tetapi menjadi ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antar-madrasah yang ada di Kabupaten Solok,” ujar Dedi.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena Kabupaten Solok kembali mengutus putra-putri terbaik madrasah untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur.

“Kita patut berbangga karena Kabupaten Solok memiliki 10 putra dan putri terbaik dari madrasah yang dipercaya untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Solok,” tuturnya.

Kakan Kemenag berpesan kepada seluruh peserta Jamnas agar senantiasa menjaga sikap, nama baik pribadi, keluarga, Kabupaten Solok, serta marwah madrasah selama mengikuti kegiatan di tingkat nasional.

“Jaga nama baik adik-adik sendiri, nama baik Kabupaten Solok, dan juga marwah madrasah kita. Tunjukkan bahwa Pramuka madrasah memiliki karakter, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak yang baik,” pesannya.

Menurut Dedi, kegiatan Pramuka bukan sekadar aktivitas bermain dan berkemah. Lebih dari itu, Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter, tempat belajar, membangun kemandirian, serta memperluas persaudaraan dengan sesama generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.

“Pramuka bukan hanya tempat bermain. Di sana adik-adik akan belajar banyak hal, mendapatkan pengalaman baru, dan bertemu dengan saudara-saudara dari berbagai daerah di Nusantara. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dan memperluas silaturahmi,” katanya.

Di tengah kesibukan mengikuti berbagai agenda perkemahan, Dedi juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak melupakan kewajiban sebagai seorang muslim, khususnya melaksanakan salat lima waktu.

“Jangan pernah meninggalkan ibadah, terutama salat wajib. Jangan sampai karena mengikuti kegiatan perkemahan, kita lalai melaksanakan kewajiban kepada Allah SWT. Jika kita lalai, tentu kita termasuk orang yang merugi,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan penting bahwa kegiatan Pramuka di lingkungan madrasah tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga harus berjalan seiring dengan penguatan iman, takwa, akhlak, dan karakter peserta didik.

Rangkaian pembukaan Kemah Madrasah Tahun 2026 kemudian dilanjutkan dengan foto bersama Kakan Kemenag Kabupaten Solok bersama seluruh peserta kemah dan anggota Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional XII.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antar-madrasah sekaligus membentuk generasi muda madrasah yang mandiri, disiplin, berkarakter, berprestasi, dan memiliki akhlak mulia.(Hendrik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *